Minggu, 02 November 2014

Resep Nasi Kuning

Ada berbagai jenis nasi di Indonesia dan yang paling unik adalah nasi kuning. Keunikan dari nasi kuning paling mencolok terlihat pada warnanya. Kuning mengkilap adalah ciri khas yang tidak dapat ditemukan dinasi lainnya. Selain itu rasa yang tidak biasa dengan ciri khas bau harum daun pandan membuat nasi kuning semakin digemari.

Resep Nasi Kuning

Bahan
  • 800 gram beras
  • 3 cm kuyit, tumbuk halus, bisa juga menggunakan kunyit bubuk
  • 100 gram kunyit parut lalu beri air, peras sehingga didapakan air hasil perasan 100 gram
  • 1 liter air untuk merendam
Bahan Rebusan
  • 800 ml santan
  • 6 daun jeruk purut
  • 4 lembar daun pandan
  • 3 serai, pukul remek
  • 1/2 sendok makan garam

Cara Membuat Nasi Kuning

  1. Bersihkan beras dengan air lalu tiriskan.
  2. Rendam beras dengan kuyit tumbuk maupun air kunyit kurang lebih 1/2 jam.
  3. Kukus beras selama 15 menit sehingga menjadi nasi setengah matang.
  4. Rebus semua bahan rebusan hingga matang. Cirinya saat mendidih biarkan dulu selama 3 sampai 5 menit.
  5. Masukkan nasi setengah matang kedalam rebusan.angkat.
  6. Kukus nasi setengah matang sampai matang.
Jika merasa kesulitan untuk mengukus nasi maka bisa mencoba menggunakan rice cooker, selain caranya mudah bahannyapun lebih simple. Namun soal rasa tak kalah enak dengan cara diatas. Jika anda tertarik cobalah ikuti cara dibawah ini. Anda akan mendapatkan cara membuat nasi kuning yang sangat simple.

JUKUNG SUDUR



Sarana transportasi tradisional jalur air (sungai) menurut istilah bahasa Banjar disebut dengan ‘Jukung’. Yang dalam bahasa Indonesia dikenal dengan sebutan perahu atau sampan. Jukung merupakan alat transportasi air yang tertua sebelum dikenal adanya kapal. Kalimantan yang dikenal sebagai sebuah pulau dengan sungai sebagai penghubung sudah barang tentu mengenal jukung ini sejak jaman dahulu kala.

Melalui tahapan-tahapan perkembangan zaman modern dengan munculnya teknologi yang semakin maju, jukung-jukung tradisional dari jenis tertentu dalam batas-batas tertentu pula masih sanggup bertahan. Proses pembuatan jukung masih mempergunakan alat-alat tradisional seperti kapak, parang, belayung, gergaji, katam, baji, penggodam, pahat, dan bor. Baha baku pokok adalah dari pelbagai jenis kayu yang tumbuh di Kalimantan sendiri seperti Balangiran (Shorea Balangeran Burck), Bungur (Legestroemia Spiciosa Pers), Damar Putih (Shorea dan Parashorea Spec), Halaban (Vitex Pubescens), Jingah (Melanorhoa Spec), Rasak (Cotylalobium Spec), Ulin (Eusideroxylon Zwageri), dan lain-lain.

Jukung tradisional masyarakat Banjar dalam bentuk dan proses cara pembuatannya dikenal adanya tiga jenis, yaitu:
1. Jukung Sudur
2. Jukung Patai
3. Jukung Batambit

BAHAYA MEROKOK




Bahaya merokok terhadap kesehatan tubuh telah diteliti dan dibuktikan oleh banyak orang. Efek-efek yang merugikan akibat merokok pun sudah diketahui dengan jelas. Banyak penelitian membuktikan bahwa kebiasaan merokok meningkatkan risiko timbulnya berbagai penyakit. Seperti penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah, kanker paru-paru, kanker rongga mulut, kanker laring, kanker osefagus, bronkhitis, tekanan darah tinggi, impotensi, serta gangguan kehamilan dan cacat pada janin.
Merokok merupakan penyebab utama dari sekitar 90% kasus kanker paru-paru pada pria dan sekitar 70% pada wanita. Semakin banyak rokok yang dihisap, semakin besar resiko untuk menderita kanker paru-paru.
Bila melihat sejarahnya, merokok untuk pertama kalinya dilakukan oleh suku bangsa Indian di Amerika. Merokok oleh bangsa Indian dilakukan untuk keperluan ritual seperti memuja dewa atau roh. Selanjutnya pada abad ke 16, Ketika bangsa Eropa menemukan benua Amerika, sebagian dari para penjelajah Eropa itu ikut mencoba-coba menghisap rokok dan kemudian membawa tembakau ke Eropa. Kebiasaan merokok kemudian mulai muncul di kalangan bangsawan Eropa. Tetapi, berbeda dengan bangsa Indian yang merokok untuk keperluan ritual, di Eropa orang merokok hanya untuk kesenangan. Sampai akhirnya pada abad 17 para pedagang Spanyol masuk ke Turki dan saat itu kebiasaan merokok mulai masuk negara-negara Islam.
Kandungan Kimia Rokok
Dalam sebatang rokok terkandung sekitar 4000 macam zat kimia. Zat kimia yang dikeluarkan ini terdiri dari komponen gas (85 persen) dan partikel. Nikotin, gas karbonmonoksida, nitrogen oksida, hidrogen sianida, amoniak, akrolein, asetilen, benzaldehid, urethan, benzen, methanol, kumarin, 4-etilkatekol, ortokresol dan perylene adalah sebagian dari beribu-ribu zat di dalam rokok.
Dari sekitar 4000 macam zat kimia yang ada dalam rokok , setidaknya 200 diantaranya dinyatakan berbahaya bagi kesehatan manusia. Racun utama pada rokok adalah tar, nikotin, dan karbon monoksida.
Jenis Asap Rokok:
Mainstream smoke : asap rokok yang dihisap dan dihembuskan kembali oleh perokok
Sidestream smoke : asap hasil pembakaran rokok
Konsentrasi senyawa asam rokok Sidestream smoke > Mainstream smoke. Dalam sebatang rokok terdiri dari komponen gas (85%) terdiri dari CO, (karbonmonoksida), hidrosianat, sianogen, aldehid, keton, polynuclear aromatic hydrocarbons (PAH), nitrosamin dan lain-lain. Komponen partikel (15%) terdiri dari Nikotin, Uap air dan Tar.
Karbon monoksida (CO) atau Gas CO adalah sejenis gas yang tidak memiliki bau. Unsur ini dihasilkan oleh pembakaran yang tidak sempurna dari unsur zat arang atau karbon. Gas CO yang dihasilkan sebatang rokok dapat mencapai 3 – 6%, gas ini dapat di hisap oleh siapa saja. Oleh orang yang merokok atau orang yang terdekat dengan si perokok, atau orang yang berada dalam satu ruangan. Seorang yang merokok hanya akan menghisap 1/3 bagian asap utama ( Mainstream smoke ), sedangkan 2/3 bagian asap sampingan (sidestream smoke), menyebar ke udara. Asap Sampingan memiliki konsentrasi yang lebih tinggi, karena tidak melalui proses penyaringan yang cukup, perokok tidak akan menelan semua asap tetapi ia semburkan lagi keluar. Gas CO mempunyai kemampuan mengikat hemoglobin (Hb) yang terdapat dalam sel darah merah (eritrosit) lebih kuat dibanding oksigen, sehingga Karbon monoksida mengusir oksigen keluar dari sel darah merah, akibatnya jaringan tubuh, termasuk jantung kurang mendapat oksigen padahal jantung membutuhkan banyak oksigen karena pengaruh nikotin. Sehingga akan terjadi pengerasan dan penurunan elastisitas dinding pembuluh darah dam membuat darah lebih mudah membeku maka sumbatan pembuluh darah akan terjadi dimana-mana.
Nikotin yang terkandung di dalam asap rokok antara 0.5 – 3 mg, dan semuanya diserap, sehingga di dalam cairan darah atau plasma antara 40 – 50 ng/ml. Nikotin bukan merupakan komponen karsinogenik. Tapi hasil pembakaran dari nikotin sepertidibensakridin, dibensokarbasol, dan nitrosamin-lah yang bersifat karsinogenik. Pada paru, nikotin dapat menghambat aktivitas silia. Seperti halnya heroin dan kokain, nikotin juga memiliki karakteristik efek adiktif dan psikoaktif. Berkat efesiensi paru dan pembuluh darah, nikotin dapat mencapai otak dalam 7 detik setelah mulai merokok. Perokok akan merasakan kenikmatan, kecemasan berkurang, toleransi dan keterikatan fisik. Hal itulah yang menyebabkan mengapa sekali merokok susah untuk berhenti.
Efek nikotin menyebabkan perangsangan terhadap hormon kathekolamin (adrenalin) yang bersifat memacu jantung dan berakibat timbulnya Hipertensi. Hal ini di perburuk oleh karbon monoksida dari asap tembakau.
Tar adalah sejenis cairan kental berwarna coklat tua atau hitam yang merupakan substansi hidrokarbon yang bersifat lengket dan menempel pada paru-paru. Kadar tar pada rokok antara 0,5-35 mg per batang. Tar merupakan suatu zat karsinogen yang dapat menimbulkan kanker pada jalan nafas dan paru-paru. Dan masih banyak lagi zat yang terkandung dalam satu batang rokok diantaranya Kadmium, Amoniak, Hidrogen Sianida (HCN), Formaldehid (Formalin), Metanol dan lain-lain.
Perokok pasif juga memiliki risiko yang untuk menderita gangguan kesehatan akibat rokok. Perokok pasif adalah orang-orang yang tidak merokok, namun menjadi korban perokok karena turut mengisap asap sampingan (di samping asap utama yang diembuskan balik oleh perokok). Oleh karena itu, dapat dipahami mengapa angka kejadian penyakit akibat rokok makin meningkat.
ROKOK DAN PENYAKIT
Penyakit yang paling umum menyerang perokok:
Penyakit Kardiovaskular
Penyakit jantung koroner adalah salah satu penyrebab kematian yang paling banyak di jumpai. Sebagian besar serangan jantung telahterbukti di sebabkan karena merokok. Merokok dapat meningkatkan proses pengerasan dan penyempitan arteri. Proses penggumpalan darah terjadi 2 – 4 kali lebih cepat sehingga dapat menyebabkan terjadinya ateriosklerosis. Sehingga akan terjadi pengerasan dan penurunan elastisitas dinding pembuluh darah dan membuat darah lebih mudah membeku maka sumbatan pembuluh darah akan terjadi dimana-mana. Penyakit kardiovaskular dapat terjadi dengan berbagai bentuk tergantung pembuluh darah mana yang terlibat.
Kanker
Kanker pembunuh terbesar, yaitu kanker paru-paru, membunuh hampir 90% penderitanya, atau hampir 30% dari seluruh kematian akibat kanker. Namun sesungguhnya justru kanker paru-parulah yang paling mudah dicegah. Survei dalam beberapa dekade menunjukkan bahwa satu-satunya penyebab mayoritas kanker paru-paru adalah asap rokok. Rokok juga meningkatkan resiko kefatalan bagi penderita pneumonia dan gagal jantung, serta tekanan darah tinggi. Pada masyarakat yang tidak merokok, hanya 0,5 % resiko terkena kanker paru. Satu dari sepuluh perokok sedang dan hampir 1 dari 5 perokok berat (lebih dari 15 batang sehari) akan meninggal karena kanker paru.
Kerusakan paru dapat melalui 3 mekanisme yaitu :
  1. Cedera akibat oksidasi
  2. Karsinogenesis
  3. Aktivasi imunologik
Kanker lainnya yang dapat terjadi yaitu :
  1. Kanker kandung kencing
  2. Kanker pada rongga mulut dan saluran nafas atas
  3. Kanker pada oesophagus
  4. Kanker pada ginjal
  5. Kanker pada pankreas
  6. Kanker serviks

Sabtu, 01 November 2014

BALOGO










Permainan balogo merupakan ragam unik dari kekayaan budaya bangsa yang tergambar dalam indonesia travel Istilah kata’balogo’ bermakna bermain dengan mengadu tempurung kelapa yang diolah berbentuk segitiga atau segi empat semacam perisai dengan ukuran garis tengah 5 sampai 10 sentimeter serta ketebalan yang variatif antara 2 sampai 3 sentimeter karena batok kelapa tersebut dilapis dua menggunakan dempul atau aspal. Semakin berat dan kuat bentuk logo akan semakin baik karena dapat terbang dengan lurus dan tidak melayang serta mampu memecahkan logo lawan disebabkan kuatnya hentakan. Malah, ada yang khusus membuat logo menggunakan bahan plastik yang diluluhkan dengan api kemudian dibuat bentuknya seperti logo dari tempurung - cuma agak rapuh dan mudah pecah. Alat lain yang digunakan dalam permainan ini adalah tongkat kecil terbuat dari bambu sepanjang 30 sampai 40 sentimeter dengan lebar 3 sampai 4 sentimeter yang disebut ‘penapak’ atau pemukul logo. Fungsi tongkat kecil ini adalah ‘menapak’ atau memukul sudut logo hingga mencapai titik tertentu di mana logo lawan berada.

SASIRANGAN





Sasirangan adalah kain khas suku Banjar di Kalimantan Selatan Keunikan kain ini tampak pada ragam motifnya yang kaya dan beragam. Nama sasirangan sendiri berasal dari kata sirang (bahasa setempat) yang berarti diikat atau dijahit dengan tangan dan ditarik benangnya atau dalam istilah bahasa jahit dikenal dengan istilah dijelujur.


Kain sasirangan dulunya adalah pakaian adat yang biasa dipakai pada upacara-upacara adat. Bahkan kain ini mulanya digunakan untuk kesembuhan bagi orang yang tertimpa suatu penyakit (pamintaan). Pada zaman dulu kain sasirangan sebagai pakaian adat biasanya berupa ikat kepala (laung), sabuk untuk lelaki serta sebagai selendang, kerudung, atau udat (kemben) bagi kaum wanita.


Seiiring dengan perkembangan zaman, kain sasirangan kini tidak hanya menjadi pakaian adat tapi juga menjadi sandang khas Kalimantan Selatan yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Kain sasirangan kerap dijadikan bahan bagi busana pria maupun wanita yang dipakai sehari-hari, baik resmi atau non resmi. Selain itu, sasirangan juga tampak pada produk lain, yaitu kebaya, selendang, gorden, taplak meja, sapu tangan, sprei, dan lainnya


Untuk mendapatkan kain sasirangan, Kampung Sasirangan adalah tempat yang sebaiknya Anda tuju. Kampung Sasirangan terletak di Jalan Seberang Masjid, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Banjarmasin Tengah. Di sini pembuatan kain sasirangan masih menggunakan cara tradisional dan sejak 2010 telah dijadikan sebagai salah satu tujuan wisata, khususnya sebagai sentra kain sasirangan. Kampung Sasirangan digagas oleh Dinas Pariwisata Pemkot Banjarmasin selain untuk memudahkan pembeli juga merupakan sarana pembinaan bagi usaha mikro kecil dan menengah.